PERAN AYAH DALAM MENGASUH ANAK
Di dalam suatu keluarga, pada umumnya sosok seorang ayah hanyalah sebagai pencari nafkah utama, sedangkan untuk urusan rumah tangga dan anak-anak, semua menjadi urusan dan tanggung jawab sang ibu. Namun kita juga perlu melihat, peran ayah dalam keluarga juga sangat besar pengaruhnya terhadap perkembangan anak-anak.
Seorang ayah yang bekerja di luar rumah, mungkin memiliki waktu yang lebih sedikit untuk bertemu anak-anak dibandingkan ayah yang berwiraswasta. Namun itu tidak jadi patokan yang mutlak dimana semuanya itu ditentukan oleh kualitasnya, bukan kuantitasnya.
Artinya adalah seberapa besar peran sang ayah ini dalam ikut serta mengasuh anak-anaknya, ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, terutama untuk ayah yang bekerja diluar rumah.
1. Sebelum berangkat bekerja, usahakan menyempatkan waktu untuk menyapa dengan lembut anak-anak, sarapan bersama, dan memeluk mereka dengan cinta kasih. Hal ini membuat anak-anak merasa bahwa ayah mereka sangat sayang pada mereka dan menganggap ayah adalah pahlawan yang patut dibanggakan.
2. Selalu menjadi pendengar yang baik atas cerita anak-anak sepulang bekerja, menanyakan pengalaman hari ini dan ikut serta dalam berbagai kegiatan anak, mulai dari mengerjakan PR, tugas dan waktu belajar mereka.
3. Manfaatkan waktu libur dengan menyiapkan makanan atau bermain dengan anak-anak, hal ini penting untuk menciptakan kedekatan secara emosional, jadilah teman bagi anak-anak kita. Buatlah mereka senang dan nyaman bersama kita.
Serinkali karena sudah lelah bekerja seharian, pada saat pulang bekerja para ayah ingin selalu langsung istirahat, segala celotehan anak, atau ajakan bermain dianggap suatu hal yang mengganggu, itulah sebabnya, mengapa banyak anak-anak yang tidak mempunyai kedekatan pada sang ayah, mereka cenderung dekat dengan sang ibu yang memang seharian mengurus dan mengasuh mereka.
Jikalau ayah dan ibu sama-sama bekerja di luar, pendekatan terhadap anak harus dua kali lebih besar, seorang anak harus bisa menemukan kasih sayang yang utama ada pada ayah dan ibu mereka, bukan ada pada orang lain. Hal ini sangatlah penting.
Memulai suatu hubungan yang akrab dengan anak-anak harus di mulai sejak dini, jangan sampai setelah anak-anak besar kesadaran ini baru muncul, ini akan sangat terlambat. Para ayah harus dapat melihat, bahwa sang buah hati adalah harta yang tidak dapat dibandingkan dengan uang gaji bulanan atau benda materi apapun, menjaga kualitas suatu hubungan itu sangat penting, kita juga harus dapat mengambil prioritas yang lebih penting dalam hidup kita.
Ingatlah bahwa anak-anak akan cepat sekali tumbuh besar, kesempatan untuk mengambil peran dalam mengasuh anak ini tidaklah panjang, jadi jangan sia-siakan kesempatan yang ada sekarang. Memberikan yang terbaik bukanlah sesuatu yang mahal, namun waktu kita dan hati kita adalah yang terbaik bagi sang buah hati kita.