Setiap manusia memiliki pilihan hidup masing-masing. Diatas diri wanita yang telah menikah, pilihan karir juga merupakan salah satu pilihan hidup. Banyak diantara wanita yang memilih bekerja untuk menambah penghasilan, atau sekedar untuk menyalurkan ilmu dan meningkatkan karir pribadi, namun banyak juga diantaranya yang memilih menjadi ibu rumah tangga, mengurus keluarganya sendiri.
Seorang ibu rumah tangga pernah mengeluh karena dengan profesinya sebagai ibu rumah tangga, ia kerap kali dipandang sebelah mata terutama oleh teman-temannya yang bekerja dikantor. Banyak yang beranggapan bahwa ibu rumah tangga kurang ada nilainya dan terkesan kurang mandiri. benarkah demikian?
Sekarang marilah kita melihat fakta, seorang ibu yang bekerja tentunya tidak bisa selama 24 jam memantau anak mereka jika mereka memiliki anak, mungkin berbeda dengan yang memiliki anak. otomatis dia membutuhkan asisten rumah tangga untuk membantu segala sesuatu saat dia sedang bekerja, ada juga yang menitipkan anak mereka kepada neneknya atau sanak famili mereka, secara tidak langsung ini akan melibatkan orang lain, walaupun secara materi mungkin kita mampu memberi uang kepada orang yang sudah menjaga anak kita, namun kita akui bahwa kita kesulitan untuk melihat kenakalan anak kita atau kita tidak tahu apa saja yang terjadi selama kita bekerja.
Menurut pendapat saya, pilihan ibu bekerja diluar adalah pilihan terakhir ketika suami kurang mencukupi kebutuhan keluarga, dalam hal ini istri memang boleh membantu. Namun selama keluarga masih berkecukupan dalam materi, menjadi ibu rumah tangga adalah pilihan yang sangat tepat, karena anak bukanlah barang titipan yang bisa dioper sana-sini, namun anak adalah anugrah yang terbesar yang harus kita sendiri yang bertanggungjawab, tanpa didelegasikan pada orang lain, walaupun itu keluarga sendiri.
Saat seorang ibu rumah tangga berhasil mengurus rumah tangga dan anak-anak dengan baik, memberikan apa yang anggota keluarga butuhkan, memasak untuk seisi keluarga, mengatur keuangan dengan baik, barulah itu adalah ibu rumah tangga yang berkualitas, dilihat bagaimana kondisi keluarganya, tergantung bagaimana ibu rumah tangga mengelolanya.
Seorang ibu rumah tangga yang berkualitas tidaklah suka bergosip atau bergunjing dengan orang lain, dia akan bersikap santun dan selalu menjaga nama baik keluarganya. Bahkan dalam perjalanan karir ibu rumah tangga ini, dia akan mampu mencetak anak-anaknya menjadi generasi yang berkualitas.
