Kemampuan belajar bagi anak balita memang beragam, namun untuk memperkenalkan huruf memang perlu dilakukan sejak dini, yang perlu diperhatikan adalah orangtua jangan selalu memaksakan kehendak agar anaknya bisa membaca, biarkan masa bermain mereka dinikmati, jangan sesekali mengambil waktu bermain mereka untuk belajar. Usahakan orangtua bisa mengajari dalam suasana bermain, sehingga anak memiliki kesan bahwa mereka sedang bermain, bukan belajar. Pada usia balita, anak sangat memerlukan dampingan orangtua dalam proses pembelajaran ini.
1. Belajar Sambil Bernyanyi
Tentunya para orangtua sudah tahu lagu A, B, C, D, F, G.....banyak dijual dalam bentuk CD atau orangtua bisa mendownloadnya dari internet. Usahakan anak sering diajak menyanyikan lagu ini sampai mereka hafal, setelah hafat baru kita tunjuk hurufnya melalui tulisan huruf yang dapat kita tempel didinding rumah kita.
2. Membuat Kartu Huruf
Membuat kartu huruf bisa dibuat dari karton, kemudian digunting kotak-kotak, buatlah huruf A-Z, bisa 2 atau 3 rangkap, untuk tahapan selanjutnya. Perkenalkan satu hari satu huruf, ini bisa dimulai saat anak berusia 2 atau 3 tahun. Ada 26 huruf, berarti kurang lebih 26 hari anak bisa menghafal huruf. Jangan lupa pada saat menghafal huruf, ingatkan juga huruf yang kemarin, sehingga anak tidak cepat lupa. Sekali lagi lakukanlah ini dalam suasana santai dan bermain.
3. Membacakan Kata dengan Keras
Dalam suatu perjalanan, sering kita jumpai kata-kata seperti nama tempat, nama jalan atau tulisan-tulisan besar dispanduk. Orangtua baca dengan keras sambil menunjuk kearah tulisan yang dapat dilihat oleh anak kita, walaupun mereka belum dapat membaca, namun mereka akan tahu apa bunyi dari tulisan tersebut, jikalau menemukan tulisan besar dimanapun, ajak anak untuk mencoba membacanya bersama, terus lakukan kebiasaan ini.
4. Kartu 2 suku Kata atau Lebih
Buat tulisan dalam kartu, mula-mula yang mudah seperti mama, papa, dede....kemudian dipadukan dengan suku kata lain, contohnya baju, lari, mata.....lakukan terus bertahap, ingatlah sehari tidak lebih dari 10 menit, sehingga anak kita akan enjoy dan tidak terbeban sama sekali.
Kalau latihan ini rutin kita lakukan dirumah, balita anda akan cepat membaca, lakukan dalam suasana yang menyenangkan, dalam sehari, latihan boleh diulang asal jangan lebih dari 10 menit, anak akan cenderung bosan apabila terus belajar sesuatu yang diulang-ulang, jika anak masih mengalami kesulitan atau kesalahan, jangan sesekali dimarahi, apalagi dihukum, karena pada dasarnya usia balita adalah usia bermain, bukan belajar keras. Lakukan dengan penuh kesabaran.